Selasa, 23 Agustus 2011
Bingung mau sms kaga punya pulsa, Mumpung lagi ngnet, mampir aja ke blog adri-grunge.blogspot.com . Bsa sms gratis k semua no gsm n cdma seluruh indonesia, caranya klik link d bawahge.blogspot.com . Bsa sms gratis k semua no gsm n cdma seluruh indonesia, caranya klik link d bawah
http://www.websmsonline.com/web-sms-online-today-to-indonesia.php
Bingung mau sms kaga punya pulsa, Mumpung lagi ngnet, mampir aja ke blog adri-grunge.blogspot.com . Bsa sms gratis k semua no gsm n cdma seluruh indonesia, caranya klik link d bawah
http://www.websmsonline.com/web-sms-online-today-to-indonesia.php
Jumat, 19 Agustus 2011
Kamis, 18 Agustus 2011
Kamis, 11 Agustus 2011
Pengertian Komputer PDF Print E-mail
Written by Romi Satria Wahono
Definisi Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.
Menurut Hamacher [1], komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.
Menurut Blissmer [2], komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:
menerima input
memproses input tadi sesuai dengan programnya
menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
menyediakan output dalam bentuk informasi
Sedangan Fuori [3] berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.
Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolah data untuk menghasilkan suatu informasi, maka diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan. Hardware tidak akan berfungsi apabila tanpa software, demikian juga sebaliknya. Dan keduanya tiada bermanfaat apabila tidak ada manusia (brainware) yang mengoperasikan dan mengendalikannya.
Hardware atau Perangkat Keras: peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa di jamah.
Software atau Perangkat Lunak: program yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data.
Brainware: manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer.
Penggolongan Komputer Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer berdasarkan tigal hal: data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya. Berdasarkan Data Yang Diolah
Komputer Analog
Komputer Digital
Komputer Hybrid
Berdasarkan Penggunannya
Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)
Berdasarkan Kapasitas dan Ukurannya
Komputer Mikro (Micro Computer)
Komputer Mini (Mini Computer)
Komputer Kecil (Small Computer)
Komputer Menengah (Medium Computer)
Komputer Besar (Large Computer)
Komputer Super (Super Computer)
Berdasarkan Generasinya
Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang)
Komputer Generasi Kelima
Referensi
V. Carl Hamacher, Zvonko G. Vranesic, Safwat G. Zaky, Computer Organization (5th Edition), McGraw-Hill, 2001.
Robert H. Blissmer, Computer Annual, An Introduction to Information Systems 1985-1986 (2nd Edition), John Wiley & Sons, 1985.
William M. Fuori, Introduction to the Computer: The Tool of Business (3rd Edition), Prentice Hall, 1981.
Written by Romi Satria Wahono
Definisi Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.
Menurut Hamacher [1], komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.
Menurut Blissmer [2], komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:
menerima input
memproses input tadi sesuai dengan programnya
menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
menyediakan output dalam bentuk informasi
Sedangan Fuori [3] berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.
Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolah data untuk menghasilkan suatu informasi, maka diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan. Hardware tidak akan berfungsi apabila tanpa software, demikian juga sebaliknya. Dan keduanya tiada bermanfaat apabila tidak ada manusia (brainware) yang mengoperasikan dan mengendalikannya.
Hardware atau Perangkat Keras: peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa di jamah.
Software atau Perangkat Lunak: program yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data.
Brainware: manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer.
Penggolongan Komputer Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer berdasarkan tigal hal: data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya. Berdasarkan Data Yang Diolah
Komputer Analog
Komputer Digital
Komputer Hybrid
Berdasarkan Penggunannya
Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)
Berdasarkan Kapasitas dan Ukurannya
Komputer Mikro (Micro Computer)
Komputer Mini (Mini Computer)
Komputer Kecil (Small Computer)
Komputer Menengah (Medium Computer)
Komputer Besar (Large Computer)
Komputer Super (Super Computer)
Berdasarkan Generasinya
Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang)
Komputer Generasi Kelima
Referensi
V. Carl Hamacher, Zvonko G. Vranesic, Safwat G. Zaky, Computer Organization (5th Edition), McGraw-Hill, 2001.
Robert H. Blissmer, Computer Annual, An Introduction to Information Systems 1985-1986 (2nd Edition), John Wiley & Sons, 1985.
William M. Fuori, Introduction to the Computer: The Tool of Business (3rd Edition), Prentice Hall, 1981.
Senin, 08 Agustus 2011
Setting Jaringan Warnet Berbasis Windows XP dan ADSL Modem (pada Speedy) 12/05/2007
Posted by oasisnet in Internet, Jaringan, Tutorial Internet.
trackback
Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator. Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan.
—– more —–
Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:
Persiapan Hardware & Software
Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :
MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
Ram : 1 Ghz
Harddisk : 160 GB
NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
Drive : DVD / CD Writer
Spesifikasi lain : Optional
b. Software :
Windows XP SP2
Bandwith Controller / Manager
Billing System, dll
Anti Virus
Firewall
Anti Spyware, Malware, Adware
2. PC Client
a. Hardware :
MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
Ram : 512 MB
Harddisk : 40 Ghz
VGA Card : Optional untuk Game
b. Software :
Windows XP SP2
Browsing Tools :
1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera
Chatting Tools :
1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ
Game Online, Example:
1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb
Adobe Reader (Free)
WinZip
WinRar
Anti Virus (AVG Free Recommended)
Winamp (Free)
ACD See (Optional)
Microsoft Office (Optional)
Billing System, dsb
Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.
3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC
Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang
ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi
kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.
4. Modem
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau
jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan
Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini
biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa
dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM
300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.
Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah
alamat IP default bagi Modem).
2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai
dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable,
sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu
demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP
Client secara otomatis.
5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk
time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya
rekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk
melalukannya pada option berikut :
7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP
kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah
dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang
mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan
bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran
Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .
Sinkronisasi
Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah
selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System
b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan
nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor
Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer,
nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup
harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.
c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID
dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
i. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.
ii. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.
iii. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.
iv. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.
2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now
c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben
succesfully Synchronized.
d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga
berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan
mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah
GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah
GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.
Internet Connection Sharing (ICS)
Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk
memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan
pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.
2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this
computer’s Internet Connection.
3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.
4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support
terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan
terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).
Network Setup
Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).
2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet
untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to
the internet through a residental gateway.
3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan
untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.
4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan
Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).
5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu
saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer
agar langkah setting lebih mudah.
6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.
7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan /
Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.
Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan
barunya.
9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis
reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.
Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.
Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan
koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.
Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing
Posted by oasisnet in Internet, Jaringan, Tutorial Internet.
trackback
Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator. Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan.
—– more —–
Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:
Persiapan Hardware & Software
Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :
MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
Ram : 1 Ghz
Harddisk : 160 GB
NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
Drive : DVD / CD Writer
Spesifikasi lain : Optional
b. Software :
Windows XP SP2
Bandwith Controller / Manager
Billing System, dll
Anti Virus
Firewall
Anti Spyware, Malware, Adware
2. PC Client
a. Hardware :
MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
Ram : 512 MB
Harddisk : 40 Ghz
VGA Card : Optional untuk Game
b. Software :
Windows XP SP2
Browsing Tools :
1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera
Chatting Tools :
1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ
Game Online, Example:
1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb
Adobe Reader (Free)
WinZip
WinRar
Anti Virus (AVG Free Recommended)
Winamp (Free)
ACD See (Optional)
Microsoft Office (Optional)
Billing System, dsb
Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.
3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC
Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang
ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi
kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.
4. Modem
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau
jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan
Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini
biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa
dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM
300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.
Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah
alamat IP default bagi Modem).
2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai
dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable,
sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu
demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP
Client secara otomatis.
5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk
time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya
rekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk
melalukannya pada option berikut :
7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP
kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah
dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang
mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan
bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran
Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .
Sinkronisasi
Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah
selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System
b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan
nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor
Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer,
nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup
harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.
c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID
dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
i. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.
ii. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.
iii. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.
iv. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.
2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now
c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben
succesfully Synchronized.
d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga
berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan
mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah
GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah
GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.
Internet Connection Sharing (ICS)
Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk
memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan
pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.
2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this
computer’s Internet Connection.
3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.
4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support
terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan
terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).
Network Setup
Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).
2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet
untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to
the internet through a residental gateway.
3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan
untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.
4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan
Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).
5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu
saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer
agar langkah setting lebih mudah.
6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.
7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan /
Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.
Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan
barunya.
9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis
reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.
Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.
Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan
koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.
Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing
Minggu, 07 Agustus 2011
Jumat, 05 Agustus 2011
Senin, 01 Agustus 2011
Konfigurasi TCP/IP Di Windows 2000 Server
Kita mengetahui bahwa banyak sekali sistem operasi yang dirancang untuk penggunaan server, salah satunya adalah microsoft windows 2000 advanced server. berikut adalah tata cara konfigurasi TCP/IP di microsoft windows 2000 advanced server.
Sebelum anda melakukan konfigurasi TCP/IP pada windows 2000 advanced server, anda harus memastikan bahwa card jaringan atau sering disebut ethernet card sudah terinstall dengan baik. hal ini dapat dicek dibagian computer hardware.
Apabila card jaringan atau ethernet card tidak terinstall dengan baik maka langkah untuk mengkonfigurasi TCP/IP tidak bisa dilakukan.
Berikut langkah langkah untuk dapat menkonfigurasi TCP/IP dengan menggunakan sistem operasi micorosft windows 2000 advanced server :
1. Klik kanan pada icon Network Places di Dekstop, pilih Properties.
2. Double klik pada Local Area Network, kemudian pilih properties.
3. Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
4. kemudian pilih “Use the following IP Address”.
5. Isikan IP Address dengan 192.168.0.1 dan subnet mask dengan 255.255.255.0. kemudian klik OK.
6. Setelah itu centang pada “Show icon in taskbar when connected”. Pilih OK dan close.
7. sekarang tutuo semua jendela yang esdang aktif.
Sekarang setelah TCP/IP sudah terpasang maka anda sudah bisa mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lain, tentunya hal ini juga dilakukan pada komputer lainnya
semoga berhasil
trims
Sumber: http://id.shvoong.com/how-to/computers-and-internet/2175142-konfigurasi-tcp-ip-di-windows/#ixzz1Tna5hPEY
Sebelum anda melakukan konfigurasi TCP/IP pada windows 2000 advanced server, anda harus memastikan bahwa card jaringan atau sering disebut ethernet card sudah terinstall dengan baik. hal ini dapat dicek dibagian computer hardware.
Apabila card jaringan atau ethernet card tidak terinstall dengan baik maka langkah untuk mengkonfigurasi TCP/IP tidak bisa dilakukan.
Berikut langkah langkah untuk dapat menkonfigurasi TCP/IP dengan menggunakan sistem operasi micorosft windows 2000 advanced server :
1. Klik kanan pada icon Network Places di Dekstop, pilih Properties.
2. Double klik pada Local Area Network, kemudian pilih properties.
3. Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
4. kemudian pilih “Use the following IP Address”.
5. Isikan IP Address dengan 192.168.0.1 dan subnet mask dengan 255.255.255.0. kemudian klik OK.
6. Setelah itu centang pada “Show icon in taskbar when connected”. Pilih OK dan close.
7. sekarang tutuo semua jendela yang esdang aktif.
Sekarang setelah TCP/IP sudah terpasang maka anda sudah bisa mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lain, tentunya hal ini juga dilakukan pada komputer lainnya
semoga berhasil
trims
Sumber: http://id.shvoong.com/how-to/computers-and-internet/2175142-konfigurasi-tcp-ip-di-windows/#ixzz1Tna5hPEY
Pengertian Jaringan Komputer
Pengertian dari Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi, seperti dokumen dan data, dapat juga melakukan pencetakan pada printer yang sama dan bersama-sama memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, ataupun perangkat-perangkat yang terhubung dalam suatu jaringan disebut dengan node. Dalam sebuah jaringan komputer dapat mempunyai dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.
jika ingin tahu lebih detail mengenai jaringan komputer silahkan baca Artikel Pengenalan Jaringan Local Komputer (LAN) local Area Network
jika ingin tahu lebih detail mengenai jaringan komputer silahkan baca Artikel Pengenalan Jaringan Local Komputer (LAN) local Area Network
Ungu - Apalah Arti Cinta
[intro] Em D C 2x
G C D
Apalah arti hidup tanpa cinta
G C D
Apalah arti cinta tanpa kasih
G Bm C Am
Dan apalah arti diriku tanpa hadirmu
G Bm C Am
Apalah arti semua tanpa dirimu
Em Bm
Ada dalam pelukku
Em D
bersatu slamanya
G Em
Karna cintaku ada untuk dirimu
C D
Memberikan semua yang terindah
G Em
Karna kasih suciku hanya untukmu
Am
Yang takkan mungkin hilang
Cm
Dan takkan pernah bisa sirna
[interlude] Em D C 2x
Em C 2x (solo gitar)
Em Bm
Ada dalam pelukku
Em D
bersatu slamanya
G Em
Karna cintaku ada untuk dirimu
C D
Memberikan semua yang terindah
G Em
Karna kasih suciku hanya untukmu
Am
Yang takkan mungkin hilang
Cm
wwoooohhhh uuuhhhhhh
G Em
Karna cintaku ada untuk dirimu
C D
Memberikan semua yang terindah
G Em
Karna kasih suciku hanya untukmu
Am
Yang takkan mungkin hilang
Cm
wooowooooohhhh wooh aahhh haahaa
G Em Am Cm
wooh aahhh haahaa 2x
[ending] Em D C 2x
G C D
Apalah arti hidup tanpa cinta
G C D
Apalah arti cinta tanpa kasih
G Bm C Am
Dan apalah arti diriku tanpa hadirmu
G Bm C Am
Apalah arti semua tanpa dirimu
Em Bm
Ada dalam pelukku
Em D
bersatu slamanya
G Em
Karna cintaku ada untuk dirimu
C D
Memberikan semua yang terindah
G Em
Karna kasih suciku hanya untukmu
Am
Yang takkan mungkin hilang
Cm
Dan takkan pernah bisa sirna
[interlude] Em D C 2x
Em C 2x (solo gitar)
Em Bm
Ada dalam pelukku
Em D
bersatu slamanya
G Em
Karna cintaku ada untuk dirimu
C D
Memberikan semua yang terindah
G Em
Karna kasih suciku hanya untukmu
Am
Yang takkan mungkin hilang
Cm
wwoooohhhh uuuhhhhhh
G Em
Karna cintaku ada untuk dirimu
C D
Memberikan semua yang terindah
G Em
Karna kasih suciku hanya untukmu
Am
Yang takkan mungkin hilang
Cm
wooowooooohhhh wooh aahhh haahaa
G Em Am Cm
wooh aahhh haahaa 2x
[ending] Em D C 2x
Ungu - Akulah Cintamu
[intro] D A 4x
D A
kucoba mengerti apa arti dirimu untuk aku
D F#m
mencari cinta terakhir dalam hidupku
D A
berharap takdirmu kan temukan diriku disisimu
D F#m E D
slamanya bersama dan tak pernah terpisah aa aaa
F#m E D
slamanya, seakan hari tak akan terulang lagi
[chorus]
A F#m
akulah cintamu, akulah kekasihmu
Bm E
yang selama ini slalu besertamu
A F#m
akulah rindumu, akulah mimpi indahmu
Bm E
yang terakhir dalam pencarianmu
[interlude] D
A F#m Bm E
A F#m
akulah cintamu, akulah kekasihmu
Bm E
yang selama ini slalu besertamu
A F#m
akulah rindumu, akulah mimpi indahmu
Bm E
yang terakhir dalam pencarianmu
D A
kucoba mengerti apa arti dirimu untuk aku
D F#m
mencari cinta terakhir dalam hidupku
D A
berharap takdirmu kan temukan diriku disisimu
D F#m E D
slamanya bersama dan tak pernah terpisah aa aaa
F#m E D
slamanya, seakan hari tak akan terulang lagi
[chorus]
A F#m
akulah cintamu, akulah kekasihmu
Bm E
yang selama ini slalu besertamu
A F#m
akulah rindumu, akulah mimpi indahmu
Bm E
yang terakhir dalam pencarianmu
[interlude] D
A F#m Bm E
A F#m
akulah cintamu, akulah kekasihmu
Bm E
yang selama ini slalu besertamu
A F#m
akulah rindumu, akulah mimpi indahmu
Bm E
yang terakhir dalam pencarianmu
Ungu - Aku Datang Untuk Mencintaimu
[intro] C Bm Am G Am Bm C Bm D 2x
C G
ku tahu kau ragu akan hadirku
Em D
coba memasuki hidupmu
C G
ku tahu kau takkan pernah percaya
Em D
dengan kata cinta yg ada
[*]
C G Em D
namun inilah diriku yg ada untuk dirimu
C G Em D
terimalah cintaku yg tulus dari hatiku
C G D
dengarlah pintaku untukmu
reff:
C G
aku datang untuk mencintamu
Em D
memberikan hal yg terindah
C G Em D
tuk menyayangmu, mendamaikan seluruh hidupmu
C G Em D
tuk mencintamu, memberikan hal yg terindah
C G D
jadikan ku yg terbaik untukmu
C Bm Am G Am Bm C Bm D 2x
C G
ku tahu apa yg ada padaku
Em D
takkan meyakinkan dirimu
C G
ku tahu apa yg aku berikan
Em D
takkan membuat engkau percaya
to : [*]
[int] C G Em D 3x C G D
C Bm Am C Bm D 2x
C G
ku tahu kau ragu akan hadirku
Em D
coba memasuki hidupmu
C G
ku tahu kau takkan pernah percaya
Em D
dengan kata cinta yg ada
[*]
C G Em D
namun inilah diriku yg ada untuk dirimu
C G Em D
terimalah cintaku yg tulus dari hatiku
C G D
dengarlah pintaku untukmu
reff:
C G
aku datang untuk mencintamu
Em D
memberikan hal yg terindah
C G Em D
tuk menyayangmu, mendamaikan seluruh hidupmu
C G Em D
tuk mencintamu, memberikan hal yg terindah
C G D
jadikan ku yg terbaik untukmu
C Bm Am G Am Bm C Bm D 2x
C G
ku tahu apa yg ada padaku
Em D
takkan meyakinkan dirimu
C G
ku tahu apa yg aku berikan
Em D
takkan membuat engkau percaya
to : [*]
[int] C G Em D 3x C G D
C Bm Am C Bm D 2x
Chord Guitar Ungu - Aku Bukan Pilihan Hatimu
Intro: F C E Am
F C
Jika… memang diriku
E Am
Bukanlah menjadi pilihan hatimu
F C
Mungkin… sudah takdirnya
E Am
Kau dan aku tak kan mesti bersatu
Interlude: F C E Am
F C
(*) Harus… s’lalu kau tahu
E Am
Ku mencintamu sepanjang waktuku
F C
Harus…. s’lalu kau tahu
E Am
Semua abadi untuk s’lamanya…
F
Reff: Karena ku yakin
C E
Cinta dalam hatiku hanya milikmu
Am
Sampai akhir hidupku
F
Karena ku yakin
C
Di setiap hembus nafasku
E
Hanya dirimu
Am
Satu yang s’lalu ku rindu
Interlude: F C E Am
Kembali ke: (*), Reff
Interlude: F C E Am (2x)
F C
Coda: Jika… memang diriku
E Am
Bukanlah menjadi pilihan hatimu
F C
Jika… memang diriku
E Am
Bukanlah menjadi pilihan hatimu
F C
Mungkin… sudah takdirnya
E Am
Kau dan aku tak kan mesti bersatu
Interlude: F C E Am
F C
(*) Harus… s’lalu kau tahu
E Am
Ku mencintamu sepanjang waktuku
F C
Harus…. s’lalu kau tahu
E Am
Semua abadi untuk s’lamanya…
F
Reff: Karena ku yakin
C E
Cinta dalam hatiku hanya milikmu
Am
Sampai akhir hidupku
F
Karena ku yakin
C
Di setiap hembus nafasku
E
Hanya dirimu
Am
Satu yang s’lalu ku rindu
Interlude: F C E Am
Kembali ke: (*), Reff
Interlude: F C E Am (2x)
F C
Coda: Jika… memang diriku
E Am
Bukanlah menjadi pilihan hatimu
Langganan:
Postingan (Atom)


